bismillahirrohmanirrahim
perjalanan yang letih, sedikit kepayahan mulai menampakkan harapan
tak terasa tahun yang lalu dibulan ramadhan pula
aku rasa aku menemukan yang ku cari
oh Tuhan inikah...
satu tanya, dua tanya, tiga tanya...
aku dapat jawaban
aku mabuk dan berkunang-kunang
hufff..kepeningan dikepala turun hingga melilit perut
tanya-tanya selanjutnya pun ku dapat jawaban
kali ini menyerang pusat saraf dan kesadaran
aku mati rasa...
aku kehilangan kesadaran
ujian demi ujian
kukira ini adalah awal aku dapat memuaskan dahagaku
apa yang salah Tuhan?
sesulit inikah perjalanan
menghampiriMu
kepada siapa lagi aku berharap
engkau Tuhan...
yang mendengarkan rintihan hati
didasar hati yang paling dalam
hanya asa yang kupunya
yang membuatku tetap terjaga
walau tak sanggup
ingatan akan senyuman bapak
membuatku bertahan
sabar dan lebih hati-hati
itulah pertahanan terakhirku
Sabtu, 28 Agustus 2010
Sabtu, 22 Agustus 2009
Kamis, 20 Agustus 2009
kenapa??!!
ada
semuanya ada dan berjalan selangkah demi selangkah
seperti halnya mereka, aku dan orang lain
maka dia juga, semua orang menemukan jalannya sendiri-sendiri
ku tahu sedikit dan harapanku membumbung tinggi
mengoyak-ngoyak langit harapan dalam kesunyian dan kepekatan malam
sendirian di dalam ruangan yang pengap, lembab dan dingin berbekal asa baja
mengapa setelah berlembar-lembar almanak tercabik-cabik
masih saja gemeter itu muncul saat sekelebatan memori
masihkah ingatan itu menempel dan menghasilkan persepsi yang baik
hhhh...
tahun berulang langit berubah
gelap, terbit, terang, senja, gelap lagi, berulang ribuan kali dimataku
tapi tak ada yang berubah tentangnya
hanya ingatan baik dan secercah harapan
Allahhu rabbi..
perjalanan panjang ini berliku-liku dimanakah akhirnya?
tunjukan aku jalan terdekat menuju itu
lihatlah
raut wajah yang lelah, badan yang kepayahan
mencari dan terus mencari
berharap dan terus berharap
ada sesuatu yang membuat semua ini bertahan
cita dan keinginan duniawi
mempersembahkan yang terbaik untukMu
dalam doaku yang panjang suatu malam
lepaskan aku dari semua belenggu yang melelahkan
semuanya....
keterbatasan sebagai seorang manusia
yang raganya masih terperangkap dalam sebujur jasad penuh nafsu
namun jiwanya ingin segera menemui kekasihnya
raganya seribu nyawa bertaruh untuk dunia
namun hatinya dingin mengambil semuanya
kenapa?
semuanya ada dan berjalan selangkah demi selangkah
seperti halnya mereka, aku dan orang lain
maka dia juga, semua orang menemukan jalannya sendiri-sendiri
ku tahu sedikit dan harapanku membumbung tinggi
mengoyak-ngoyak langit harapan dalam kesunyian dan kepekatan malam
sendirian di dalam ruangan yang pengap, lembab dan dingin berbekal asa baja
mengapa setelah berlembar-lembar almanak tercabik-cabik
masih saja gemeter itu muncul saat sekelebatan memori
masihkah ingatan itu menempel dan menghasilkan persepsi yang baik
hhhh...
tahun berulang langit berubah
gelap, terbit, terang, senja, gelap lagi, berulang ribuan kali dimataku
tapi tak ada yang berubah tentangnya
hanya ingatan baik dan secercah harapan
Allahhu rabbi..
perjalanan panjang ini berliku-liku dimanakah akhirnya?
tunjukan aku jalan terdekat menuju itu
lihatlah
raut wajah yang lelah, badan yang kepayahan
mencari dan terus mencari
berharap dan terus berharap
ada sesuatu yang membuat semua ini bertahan
cita dan keinginan duniawi
mempersembahkan yang terbaik untukMu
dalam doaku yang panjang suatu malam
lepaskan aku dari semua belenggu yang melelahkan
semuanya....
keterbatasan sebagai seorang manusia
yang raganya masih terperangkap dalam sebujur jasad penuh nafsu
namun jiwanya ingin segera menemui kekasihnya
raganya seribu nyawa bertaruh untuk dunia
namun hatinya dingin mengambil semuanya
kenapa?
Langganan:
Postingan (Atom)